Inilah Perbedaan Lamaran dan Tunangan

perbedaan lamaran dan tunangan
Yuk share tulisan ini :

Siapa yang tidak pernah mendengar kata lamaran atau tunangan? Pasti sebagian dari kita sudah sering mendengarnya. Namun, tidak semua orang tahu apa perbedaan lamaran dan tunangan.



Dalam hubungan yang serius antara wanita dan pria istilah seperti lamaran dan tunangan akan sering muncul. Sebagian besar orang menganggap lamaran dan tunangan adalah satu hal yang sama. Padahal sebenarnya terdapat beberapa perbedaan mendasar.

Persamaan Lamaran dan Tunangan

Sumber : suara.com

Apakah anda sedang menjalani hubungan yang serius dengan pasangan? Atau bahkan anda sedang menimbang untuk melakukan lamaran atau pertunangan?

Lamaran dan tunangan adalah satu cara bagi pasangan untuk mengikatkan diri satu sama lain. Pada tahap ini, biasanya kedua belah pihak mulai memantap diri untuk menikah.

Sebelum membahas perbedaan lamaran dan tunangan, ada baiknya kita melihat persamaannya terlebih dahulu. Satu hal mendasar yang sama dalam lamaran dan tunangan adalah adanya cincin. Cincin sebagai simbol untuk saling mengikatkan diri satu sama lain.

Apakah cincin tunganan dan lamaran berbeda ? Tidak ada bedanya cincin tunangan dan lamaran.

Pada umumnya,  baik lamaran maupun tunangan dianggap sebagai suatu tahap menuju keseriusan. Baik pihak laki-laki maupun perempuan cenderung akan melakukan lamaran atau tunangan jika sudah menjalin hubungan cukup lama.

Perbedaan Lamaran dan Tunangan

perbedaan lamaran dan tunangan
Sumber : grid.id

Setelah melihat persamaan lamaran dan tunangan, sekarang saatnya melihat perbedaannya. Apa saja beda lamaran dan tunangan?

Terdapat banyak versi yang beredar mengenai proses lamaran dan tunangan. Namun, sebagian besar menyetujui jika lamaran dilakukan terlebih dahulu sebelum pertunangan.

Lamaran adalah keadaan ketika pihak laki-laki menyatakan kesiapannya untuk serius kepada perempuan. Biasanya disertai dengan pemberian cincin. Jika pihak wanita menerima lamaran pihak laki-laki, maka mereka berdua akan menggunakan cincin sebagai simbol saling terikat.

Lamaran biasanya dilakukan secara personal antara kedua belah pihak tanpa melibatkan anggota keluarga. Pada umumnya, kedua pihak akan saling mengenalkan keluarga setelah prosesi lamaran selesai.

Sebenarnya, tunangan tidak jauh berbeda dengan lamaran. Hanya saja biasanya prosesi yang dijalankan akan lebih rumit karena melibatkan keluarga kedua belah pihak. Tak jarang prosesi tunangan juga mengandung ritual adat pasangan.

Pada prosesi tunangan, pihak laki-laki akan meminta restu kepada keluarga pihak perempuan guna melanjutkan hubungan ke jenjang berikutnya, yakni perkawinan. Kemudian, jika keluarga pihak perempuan sudah memberi restu, pertemuan akan dilanjutkan dengan menentukan hari dan tanggal perkawinan.

Saat proses pertunangan, pihak laki-laki dapat memberi cincin atau kalung. Hal ini sebagai simbol bahwa mereka telah terikat satu sama lain.

Biasanya jarak antara proses pertunangan ataupun lamaran dengan hari pernikahan tidak terlalu lama. Mungkin sekitar dua bulan sampai satu tahun. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya proses pertunangan.

Dengan demikian, perbedaan lamaran dan tunangan terletak pada prosesnya. Lamaran dilakukan antar individu sedangkan tunangan melibatkan keluarga besar. Lamaran pada umumnya dilakukan terlebih dahulu sebelum pertunangan.

Adanya proses lamaran dan tunangan bukan sebagai penjamin bahwa hubungan akan berjalan lancar hingga perkawinan. Lamaran dan tunangan hanya sebuah tahapan dimana kedua belah pihak merasa sudah siap untuk menikah. Mengenai hambatan di luar kesiapan mental tersebut, kita harus selalu berjaga-jaga.



Fungsi Adanya Lamaran dan Tunangan

Sumber : tribunnews.com

Lamaran dan tunangan pada umumnya berfungsi untuk mengikat kedua belah pihak. Ikatan ini lebih serius dibandingkan dengan pacaran. Biasanya, pasangan yang telah melaksanakan lamaran dan tunangan adalah mereka yang sudah berniat untuk membawa hubungan ke jenjang perkawinan.

Kedua belah pihak yang telah melakukan lamaran dan tunangan harus mengenakan cincin yang sudah diberikan. Hal ini mengandung filosofi.

Jika cincin dikenakan oleh kedua belah pihak, maka kedua pihak tersebut akan sama-sama terikat satu sama lain. Sedangkan, jika yang mengenakan cincin hanya salah satu pihak, maka dianggap hanya pihak yang mengenakan cicin yang terikat. Pihak yang lain dianggap bebas.

Maka, keduanya harus mengenakan cincin. Hal ini sebagai bentuk keadilan bagi kedua belah pihak yang melakukan prosesi lamaran.

Dilakukannya lamaran dan tunangan terkadang tidak lepas dari adanya dorongan kedua orang tua maupun keluarga. Di Indonesia, jika ada pasangan yang sudah terlalu lama menjalin hubungan biasanya akan segera diminta untuk menikah.

Oleh sebab itu, pasangan muda yang belum dapat menikah karena satu dan lain hal, namun sudah serius biasanya memilih lamaran dan tunangan sebagai jalan keluar. Paling tidak supaya orang tua dan keluarga tidak ikut campur lagi.

Beberapa pasangan memilih melakukan lamaran dan tunangan karena ingin mendapat kepastian hubungan. Beberapa yang lain beranggapan dengan adanya lamaran dan tunangan pasangan mereka tidak akan berpaling.


Baca juga : 


Apakah Lamaran dan Tunangan Harus Dilakukan?

perbedaan lamaran dan tunangan

Alasan pelaksanaan lamaran dan tunangan bergantung pada individu. Namun, pelaksanaan lamaran dan tunangan harus dilakukan secara sadar dan sepakat antara kedua belah pihak.

Sebenarnya, tidak ada suatu kewajiban bagi  pasangan untuk menjalankan tunangan dan lamaran. Semua pilihan bergantung pada individu yang menjalankan. Beberapa pasangan menganggap komitmen kedua pihak saja sudah cukup tanpa perlu lamaran dan tunangan.

Pelaksanaan lamaran dan tunangan juga memerlukan biaya. Biaya tunangan cenderung lebih besar dibanding proses lamaran. Biaya ini akan semakin besar jika pelaksanaan tunangan dilakukan dengan ritual adat tertentu.

Beberapa orang biasanya hanya memilih salah satu dari lamaran atau tunangan. Disamping fungsinya yang hampir sama, hal ini juga membantu untuk menekan biaya yang keluar.

Di masyarakat Jawa, tunangan adalah hal yang wajib dilakukan karena erat kaitannya dengan penentuan hari perkawinan. Prosesi adat yang dilaksanakan pun cukup rumit. Sedangkan lamaran dianggap kurang penting sehingga bisa tidak dilaksanakan.

Sebuah hubungan yang sampai ke jenjang perkawinan tidak semata-mata hanya karena dilaksanakannya lamaran dan tunangan. Keyakinan, keseriusan, dan komunikasi di antara para pihak akan menjadi faktor yang lebih penting.

Lamaran dan Tunangan Penting Atau Tidak?

Sumber : shutterstock.com

Penting tidaknya lamaran dan tunangan bergantung pada anda dan pasangan. Jika anda dan pasangan merasa perlu, maka lakukan. Namun jika dianggap tidak perlu maka tidak perlu dilakukan, kecuali dalam adat istiadat yang anda anut mengharuskan.

Pertimbangkan segala faktor yang akan mempengaruhi pelaksanaan lamaran dan tunangan. Sebelum melaksanakannya, pastikan anda sudah yakin dengan pasangan yang anda pilih untuk menuju ke jenjang yang lebih serius.



Contoh Tunangan Adat Jawa

Di bawah ini saya berikan referensi acara tunangan adat jawa yang diambil dari youtube.

Bagi anda yang sedang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih serius, semoga tulisan saya membantu. Bagi anda yang sedang mempersiapkan perkawinan, semoga dilancarkan sampai pelaksanaannya!

Sekian informasi tentang perbedaan lamaran dan tunangan! Untuk kamu yang akan melakukan tunangan atau lamaran silahkan pelajari apa saja syarat tunangan, tata cara tunangan, dan bajet tunangan. Semoga tulisan ini mampu menjelaskan pada anda tentang apa itu lamaran dan tunangan.

Sumber gambar utama : eliteworldhotels.com


Yuk share tulisan ini :

One Reply to “Inilah Perbedaan Lamaran dan Tunangan”

  1. Makasih sangat membantu dan ulasannya mudah dimengerti

Leave a Reply

Name - City
Membeli Product Time